Kajian Bibliometrik Penelitian Otomasi Perpustakaan di Indonesia Menggunakan Google Scholar dan VOSviewer Periode Tahun 2020–2025
DOI:
https://doi.org/10.24036/3m81qd10Keywords:
bibliometrik, otomasi perpustakaan, VOSviewer, Google Scholar, analisis co-occurrenceAbstract
Penelitian ini menganalisis tren bibliometrik penelitian otomasi perpustakaan di Indonesia menggunakan Google Scholar sebagai basis data dan VOSviewer sebagai alat visualisasi pada periode 2020–2025. Metode yang digunakan adalah bibliometrik kuantitatif dengan pendekatan analisis co-occurrence pada judul dan abstrak artikel. Dari 820 dokumen awal, diperoleh 277 artikel jurnal ilmiah setelah pembersihan data. Menggunakan VOSviewer, 56 istilah relevan diidentifikasi dan dipetakan ke dalam sembilan klaster tematik. Hasil menunjukkan tren publikasi fluktuatif dengan puncak pada tahun 2022 sebanyak 62 dokumen. Network visualization jaringan mengidentifikasi sembilan klaster yang mencakup infrastruktur teknis, perangkat lunak Senayan Library Management System dan Inlislite, sumber daya manusia, serta evaluasi layanan. Overlay visualization menunjukkan perubahan komposisi topik dari waktu ke waktu. Density visualization mengonfirmasi tingginya frekuensi istilah terkait Senayan Library Management System, sementara topik seperti pengalaman pengguna, kegunaan sistem, pengelolaan server basis data, kecerdasan buatan, dan internet of things masih jarang diteliti.

