Analisis Pelayanan Prima Pada Layanan Sirkulasi Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung
DOI:
https://doi.org/10.24036/d0bdrc10Keywords:
Pelayanan Prima, Layanan Sirkulasi, PerpustakaanAbstract
Di antara berbagai jenis layanan perpustakaan, layanan sirkulasi menjadi salah satu yang paling intensif bersentuhan langsung dengan pemustaka, sehingga mutu pelayanannya turut membentuk citra perpustakaan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan sekaligus mengkaji penerapan pelayanan prima pada layanan sirkulasi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, dengan mengacu pada lima dimensi menurut Vincent Gaspersz, yakni ketepatan waktu layanan, akurasi, kesopanan dan keramahan, tanggung jawab, serta kemudahan dalam memperoleh layanan. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif, dengan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa prinsip pelayanan prima sudah memadai. Kendati demikian, sejumlah aspek masih memerlukan penguatan, di antaranya konsistensi keramahan petugas, pemerataan penyampaian informasi terkait kebijakan sanksi, serta ketersediaan petugas yang merata pada setiap jam operasional layanan.

